Akankah Alvaro Morata Tetap Bertahan ?

Alvaro Morata yang dulunya sempat menjadi salah satu komoditas paling panas di musim panas kemarin. Hal tersebut terjadi usai musim kemarin dia mengalami kegagalanan dalam mempenuhui ekspektasi di Chelsea.
Rumor mengenai menjadi pengganti sempurna dari sang pemain yang dijuluki sebagai mesin gol terdahulu, Diego Costa, Morata malah cuma sanggup untuk memberikan 15 gol dan enam assist dari total 48 performanya di seluruh ajang pertandingan. The Blues yang menyandang sebagai status juara bertahan, lebih parahnya mereka tak berhasil finis di zona Liga Champions klasemen akhir Liga Primer Inggris.
Penampilan tersebut menyebabkan dia tidak tak dipanggil oleh pihak Tim Nasional Spanyol ke turnamen ajang Piala Dunia 2018. Kondisi yang justru dikonfirmasi oleh striker 25 tahun tersebut sebagai sebuah bencana.
“Pada musim kemarin saya merasa tak senang. Saya yang sudah memulainya dengan baik, namun hingga ujungnya berakhir pada bencana. Saya yang sudah melangkah ke lapangan, namun saya bajkan tak tahu ada di mana saya,” ujar Morata.
“Saya yang akhirnya membuat pertimbangan untuk pulang ke Spanyol maupun Italia, namun Anda tak dapat selalu meloloskan diri dari fakta. Saya akhirnya membuat keputusan untuk hengkang dari Real Madrid demi ajang pertandingan Piala Dunia, namun faktanya saya tidak dipilih.
“Tak hadir di ajang Piala Dunia merupakan hal yang sangat berat bagi saya. Saya tidak dapat mempunyai musim terbaik. Manajer Spanyol yang setelah itu membuat keputusan, namun saya tak pantas untuk membenci Julen Lopetagui. Saya juga masih memiliki harapan yang lebih baik lagi untuknya di Madrid.
“Balik lagi Madrid pada musim panas lalu? Tidak, tidak pernah terdapat pilihan untuk melakukan hal tersebut,” tandasnya.

Randall Lawrence
Randall Lawrence